Rabu, 05 Februari 2014


CIRI KERUSAKAN PADA LAPTOP/NOTEBOOK

Haii kawan..
Kali ini saya akan membahas Ciri Kerusakan Umum Pada Laptop/Notebook yang terkadang untuk orang yang awam dan yang belum mengetahui ciri-ciri dari kerusakan pada laptop. Mungkin tutorial ini sangat bermanfaat bagi anda semua. Silakan membaca sampai habis ya.
Berikut ini Ciri-cirinya :


1. Ciri Kerusakan LCD Laptop / Notebook :
Layar tidak tampil gambar, menyala tapi keluar garis-garis vertikal, tampak blok hitam, dan gambar tidak simetris / acak.

Solusi : Matikan laptop dengan hard turn off (tekan tombol power sampai mati), lalu lepas baterai dan kabel chargernya, terus tekan tombol power off beberapa detik untuk menghilangkan muatan kapasitansi, terus pasang baterai dan kabelnya lagi, nyalakan laptop. Jika masih muncul, maka kemungkinan ada kerusakan hardware, coba cek dulu konektor ataupun soket-soket yang berhubungan dengan monitor atau sebaiknya bawa ke service center resmi.

2. Ciri Kerusakan Keyboard Laptop / Notebook :
Beberapa tuts tidak berfungsi, keluar bunyi beep panjang pada saat laptop dinyalakan, cursor berjalan tidak stabil / bergerak sendiri.
Kerusakan yang lebih parah biasanya terjadi konslet dan ini menyebabkan Laptop / Notebook setelah booting, restart-restart terus.

Solusi : Coba bongkar keyboard laptop, bersihkan dengan penyedot debu, atau bila anda sanggup bongkar semua dan periksa apakah ada circuit yang putus atau ada kotoran yang menempel, bila sudah circuit laptop ada yang putus anda terpaksa beli keyboard yang baru

3. Ciri Kerusakan Memory Laptop / Notebook :
Pada saat dihidupkan tidak tampak tampilan sama sekali, blue screen pada saat mulai loading Operating System. Bisa juga keluar suara beep berulang-ulang.

Solusi : Cabut memory laptop, bersihkan dan pasang lagi, apabila tidak bisa juga, coba ganti dengan memory yang baru

4. Ciri Kerusakan Motherboard / IC regulator Laptop / Notebook :
Dihidupkan agak sulit, baterai tidak mau discharge, Mati Total. Indikator charger menyala, setelah dicarge lampu indikator pada charger mati (konslet). Berarti terjadi arus balik pada powernya. Kerusakan ini sering terjadi.kerusakan ini terjadi biasanya pada chipset

Solusi : periksa di sekitarnya apakah ada kapasitor yang mengembung, segera ganti kalau anda sanggup menggantinya atau bawa ke tempat service
Chipset terlalu panas, berarti overhad dan cipset tersebut sudah rusak, anda bawa ke service center
Periks juga dibagian Circuit power supply, apakah ada jalur cricuit yang putus atau komponen yang hangus

5. Ciri Kerusakan Charger Laptop / Notebook :
Batere tidak mau di charge, tidak ada indikator masuk power, laptop di charge posisi hidup malah kemudian mati. Layar bergetar tidak stabil.

Solusi : Bila anda mampu bongkar dan coba ganti komponen yang rusak di dalam charger tesebut, bisanya kerusakan pada dioda, transistor atau capasitor

6. Ciri Kerusakan Hardisk Laptop / Notebook :
Loading data / System lambat, berbunyi tidak normal, tidak bisa masuk windows, belum sampai login windows sudah restart sendiri, Tidak terdeteksi
penyebabnya

  • Kemungkinan bila pembacaan data lambat, hardisk anda sudah melemah, dimana tidak sanggup lagi memutar piringan data atau head tidak bisa cepat membaca data pada piringan tersebut
  • Bila sering restart, kemungkinan hardisk sudah ada bad sector sehingga, saat system membaca file system dan tidak ditemukan, maka system akan restart
  • Tidak terdetek, kemungkinan power circuit pada hdd sudah rusak atau frimewarenya rusak sehingga hdd tidak tidak terdetek oleh bios
Solusi : periksa hubungan hardisk dengan soket
periksa apakah hdd terdengar bunyi keras, bila terdengar bunyi keras dan berisik maka kemungkinan ada bad sector
Segera backup data anda, sebelum hardisk anda mati total, dan siapkan hardisk baru

7. Ciri Kerusakan Chipset / VGA Laptop / Notebook :
Layar tidak tampil, Layar Putih, garis garis warna tidak beraturan.
Solusi : kerusakan ini tidak dapat diperbaiki secara manual, anda segara bawa ke cervice center terdekat

8. Laptop Panas / Overheat dan Cara Penanganannya.
Langsung ke pokok permasalahan OVERHEATING atau laptop panas / suhu laptop tidak stabil yang menyebabkan laptop mati mendadak.
Kondisi Laptop :
  •  Nyala Normal
  •  CPU usage 90-100%
  •  Suhu Laptop 60-90 Derajat
  •  10 Menit - 1 Jam atau Lebih MATI Mendadak
Laptop panas / overheat bisa dikarenakan ventilasi untuk aliran udara dan kipas pendingin tersumbat debu untuk itu kita akan membersihkannya. Sebelum masuk ke cara penanganannya, sebaiknya untuk melakukan ini di dampingi oleh orang yang ahli dibidangnya atau kalau kamu merasa telah berpengalaman simak langkah penanganannya baik baik :
  • Buka Laptop / Bongkar Laptop Total
  • Bersihkan Fan dari debu
  • Bila Pasta / Thermal Kering, Ganti dengan Thermalpad atau Thermal paste Yang Baru

9. Masalah Port dan Konektor Power
Masalah ini juga sering terjadi. Hal ini diakibatkan oleh retaknya solderan yang ada di konektor ataupun port tersebut. Retaknya solderan disebabkan oleh panas dan umur dari laptop itu sendiri.

Solusi : adalah melakukan solder ulang terhadap bagian yang mengalami keretakan solderan.

10. Ciri-ciri kerusakan baterai laptop
Laptop mendeteksi baterai tetapi mati ketika AC adaptor dicabut.
Bila Anda memindahkan kursor panah diatas ikon baterai ketika laptop terhubung ke adaptor AC, komputer menunjukkan informasi daya baterai tersisa dan mengatakan "pengisian pengisian baterry sedang terjadi".
Kekuatan adonan meteran listrik (jika tersedia) juga menunjukkan bahwa baterai terhubung dan terjadi pengisian.
Tapi ... segera setelah Anda cabut adaptor AC, laptop mati sepenuhnya.

Kemungkinan masalah:

  1. Posisi Baterai tidak masuk dengan benar. Coba hubungkan kembali baterai.
  2. Kontak baterai terdapat kotoran atau teroksidasi dan baterai tidak terhubungan dengan baik pada motherboard. Coba menghubungkan kembali baterai beberapa kali.
  3. Jika memasang kembali baterai tidak membantu, kemungkinan besar baterai yang buruk alias uzur dan harus diganti.
  4. Jika anda mengganti baterai tapi masalahnya masih ada. Rupanya sirkuit pengisian baterai telah rusak. Dalam hal ini seluruh motherboard harus diganti (atau diperbaiki).

Baterai tidak terdeteksi oleh laptop.
Baterai terpasang dan kau tahu itu terhubung dengan benar tetapi ada sebuah salib merah pada ikon baterai.
Jika Anda memindahkan panah kursor di atas ikon baterai, ia mengatakan "baterai tidak terdeteksi".

Kemungkinan masalah:
  1. Kemungkinan besar baterai yang buruk. Anda memiliki kesempatan sangat baik untuk memperbaiki masalah ini dengan mengganti baterai.
  2. Jika mengganti baterai tidak membantu, ini adalah motherboard kegagalan terkait. Motherboard harus diganti (atau diperbaiki pada tingkat komponen).

Pemakaian/Penggunaan/Discharge baterai yang sangat cepat setelah mencapai beberapa titik kritis.
Baterai terdeteksi oleh laptop dan indikator level menunjuk ke 100%. Saat Anda mencabut adaptor AC, diperlukan waktu normal untuk debit/pengisian sampai beberapa titik kritis (katakanlah 80%) tetapi setelah itu pemakaian/penggunaan/discharge baterai sangat cepat ke level 0%.

Kemungkinan masalah:
Ini adalah kerusakan baterai. Kondisi baterai buruk dan harus diganti.

Pengisian/Charge Baterai hanya terjadi jika steker listrik posisi yang benar.
Anda harus menggoyangkan steker listrik untuk dapat mengisi baterai. Setelah Anda menemukan posisi yang tepat, baru baterai mengisi dengan benar.

Kemungkinan masalah:
  1. Adaptor AC gagal. Adaptor AC kabel listrik rusak. Anda dapat menguji adaptor AC dengan voltmeter.
  2. Jika adaptor AC bekerja dengan baik, kemungkinan besar ini adalah kekuatan jack (konektor yang Anda pasang diadaptor daya) mengalami kegagalan. Dalam hal ini colokan listrik harus diganti. Pada beberapa model laptop colokan listrik tidak disolder ke motherboard, itu hanya melekat dan memanfaatkan kekuatan soket.
Dalam hal ini, Anda dapat mencabut colokan listrik dari motherboard yang rusak dan menggantinya dengan yang baru.
Cara Mengatasi Baterai Laptop Yang Ngedrop
Mungkin sekarang memang sudah zamannya modern dan serba canggih, terbukti sudah banyak orang-orang yang tidak bisa lepas dari barang elektronik. Umumnya sekarang setiap orang mempunyai hp, gadget, laptop bahkan mungkin salah satunya dari barang elektronik yang saya sebutkan tadi tidak bisa lepas karena kebutuhan hidup dan pekerjaan.

Barang elektronik seperti hp, gadget, laptop, netbook dan semacamnya memang sangat flexibel dan bisa di bawa kemana-mana sesuai kebutuhan, karena barang elektronik semacam itu memang menggunakan baterai. Jadi bisa dibawa kemana saja tanpa harus mencolokkan ke listrik, dengan catatan baterai sudah terisi atau di charge sebelumnya.
Meski begitu mudahnya kita mengikuti perkembangan zaman yang serba canggih, namun ada beberapa masalah yang timbul dikarena penggunaan barang elektronik. Khususnya untuk elektronik yang menggunakan baterai dan salah satunya adalah laptop.
Sangat menjengkelkan apabila kita sedang menggunakan laptop dalam suatu pekerjaan yang penting namun tiba-tiba baterai laptop ngedrop, apa lagi saat kita lagi di luar rumah seperti di tempat-tempat umum yang mempunyai layanan Wi-Fi atau Hot Spot area semisal mall, rumah sakit, rumah makan, atau juga yang lainnya. Memang di tempat-tempat seperti itu ada listrik, namun apakah sobat selalu siap sedia membawa charger laptop kemana-mana, jadi sangat ribet sekali kayaknya.

Pengalaman pribadi menjengkelkan yang pernah saya alami adalah saat hang out bersama teman-teman dan menggunakan laptop di HotSpot area taman kota, pada waktu itu saya lagi asyik-asyik download video dariYoutube namun download harus terputus gara-gara baterai laptop yang ngedrop kemudian mati. Padahal sebelumnya sudah saya charge baterainya sampai penuh 100%, meski bawa charger, Namun tidak ada colokan listrik yang tersedia untuk di gunakan, Alhasil saya menggerutu dan kecewa gara-gara baterai laptop saya ngedrop.

Penyebab baterai laptop Drop
Banyak sekali penyebab baterai laptop menjadi ngedrop, salah satu contohnya adalah penggunaan atau saat mengoperasikan laptop dalam jangka waktu yang lama dan juga melakukan charge laptop yang tidak beraturan.
Baterai yang di gunakan untuk laptop banyak sekali macamnya, masalah awet atau cepat rusak tergantung penggunanya dalam mengoperasikan laptop.
Solusi Cara Mengatasi Dan Mengembalikan daya Baterai Laptop Yang Ngdrop .

Sebelum kita mempraktekkan cara-caranya, silahkan sobat siapkan dulu bahan-bahan dan peralatannya sebagai berikut:
1. Kulkas atau lemari es (Freezer)
Jika belum mempunyai kulkas atau lemari es, sobat bisa menggunakan kulkasnya tetangga alias titip atau pinjam. hehehe.

2. Plastik pembungkus
Sobat bisa gunakan plastik pembungkus es yang cukup tebal atau plastik yang lainya, asal tidak bolong alias bocor.

3. Tali pengikat
Tali ini nanti kita gunakan untuk mengikat plastik, Gunakan tali atau karet yang mudah untuk mengikat plastik. Jangan gunakan tali tambang, nanti malah kebesaran dan tidak bisa untuk mengikat plastik.

4. Baterai yang mengalami Drop
Lepaskan baterai yang ngedrop dari laptop, tips dan trik ini hanya saya sarankan untuk baterai yang benar-benar sudah mengalami drop. Dengan catatan baterai dalam kondisi tidak rusak total.

Jika semua bahan dan peralatan sudah di siapkan, sekarang kita menuju ke triknya Cara mengembalikan daya baterai laptop yang sudah ngedrop. Silahkan sobat simak baik-baik langkah-langkah yang harus sobat lakukan sebagai berikut:

1. Masukkan baterai laptop ke dalam plastik dan bungkus rapat-rapat dengan tali yang sudah sobat siapkan tadi. Dengan catatan jangan sampai ada bagian plastik yang bocor nanti bisa kemasukan air es.

2. Jika baterai laptop sudah terbungkus plastik dengan rapat, kemudian masukkan kedalam Freezer kulkas atau lemari es.

3. Biarkan baterai tersimpan di dalam freezer kulkas atau lemari es selama seharian atau semalaman penuh. Untuk tips yang lain agar lebih mantab bisa di biarkan selama satu sampai tiga hari.

4. Setelah melakukan langkah yang ke tiga diatas, silahkan sobat keluarkan baterai laptop yang masih terbungkus plastik dengan rapat.

5. Keluarkan baterai laptop dari bungkus plastik, kemudian diamkan di tempat dalam suhu normal. Untuk tips yang lain di internet ada yang menganjurkan untuk di jemur dibawah terik matahari, namun saran ini tidak saya anjurkan untuk sobat.

6. Jika kondisi baterai laptop sudah kembali pada suhu yang normal alias sudah tidak sedingin saat pertama ali di keluarkan dari freezer, silahkan pasang kembali pada laptop.

7. Langkah yang selanjutnya, setelah baterai sudah terpasang pada laptop sebagaimana mestinya, mohon laptop jangan di nyalakan. Hal ini untuk menghindari kerusakan yang fatal pada baterai laptop.

8. Silahkan sobat charge laptop dalam keadaan mati sampai penuh 100%. Ada tips yang lain menganjurkan charge baterai laptop dalam keadaan mati sampai delapan jam atau seperti baterai baru saat di charge pertamakali.

9. Sesudah melakukan langkah charge baterai laptop di rasa sudah penuh 100%. Silahkan hidupkan atau nyalakan laptop sobat. Apakah baterai laptop sudah kembali normal dan tidak ngedrop apa belum, Jika baterai laptop masih ngedrop, silahkan sobat ulangi langkah-langkah diatas dengan cara dan volume yang berbeda sampai berhasil menerapkan komposisi yang tepat.

Demikian tips dan trik yang mengulas seputar Cara Mengatasi Baterai Laptop Yang Ngedrop dan juga solusi cara untuk mengembalikan daya laptop yang sudah drop. Jika langkah-langkah di atas sudah di lakukan berulang-ulang namun belum berhasil, itu berarti saatnya sobat harus ganti baterai laptop dengan yang baru.

Cara Merawat Baterai Laptop Dan Netbook yang baik dan benar - Setelah sekian lama tidak pernah share tips dan trik yang berhubungan dengan seputar komputer, kali ini saya akan mengulas artikel tentang cara merawat baterai laptop atau netbook dan juga notebook. Cara merawat baterai laptop agar awet dan tahan lama saat digunakan adalah hal yang sangat mudah di ucapkan namun sangat sulit untuk di lakukan, karena merawat baterai laptop terbilang gampang-gampang susah untuk di praktekkan.

Baterai adalah komponen penting yang terdapat pada laptop, netbook dan juga notebook. Tentunya karena baterai laptop adalah power supply atau suatu daya untuk laptop agar bisa hidup atau di operasikan meski tanpa harus mencolokkan ke listrik seperti komputer PC. Walaupun baterai laptop ini adalah komponen yang penting namun masih banyak orang yang kurang peduli dan memperhatikan pentingnya baterai tersebut untuk laptop agar bisa dioperasikan dengan normal dan bertahan lama dayanya.
Alhasil jika baterai sudah mengalami kerusakan, maka tentunya laptop atau netbook itu tidak bisa jalan atau hidup kecuali kalau sambil di charge atau terhubung ke listrik. Memang bisa hidup dan jalan tapi sangat beresiko untuk terjadinya kerusakan pada sistem yang lain di dalam laptop itu sendiri.

Salah satu contohnya adalah jika pada saat laptop kita hidupkan langsung terhubung ke listrik melalui charger, kemudian charger-nya tercabut secara tidak sengaja atau saat listrik padam tiba-tiba, maka otomatis laptopnya akan ikut mati, karena memang daya dari baterai laptop itu sendiri sudah lemah alias rusak.
Hasilnya bisa menyebabkan kerusakan pada layar screen laptop dan parahnya lagi bisa mengakibatkan harddisk menjadi bad sector. Jika harddisk sudah mengalami bad sector maka laptop atau netbook itu sudah rusak alias harus di servis dan mengganti semua sistemnya dengan yang baru.

Berikut Tips Dan Trik Cara Merawat Baterai Laptop Dan Netbook Dengan Baik Dan Benar Agar Tahan Lama:
1. Jangan Charge Dalam Jangka Waktu Yang Lama Hingga Baterai Kepenuhan Saat Laptop Dalam Keadaan Kondisi Mati
Dengan melakukan charging sampai baterai kepenuhan terbukti menyebabkan daya tahan lama baterai bisa berkurang. Secara teknis memang jika laptop kita charge dengan waktu yang lama maka baterai kita bisa jadi kepanasan dan bisa merusak elemen di dalamnya. Salah satu contoh adalah apabila kebiasaan men-charge laptop kemudian ditinggal tidur dan pagi-pagi setelah kita bangun led baterai laptop udah pertanda penuh. Meski memang sepertinya biasa saja dan tidak terjadi apa-apa, namun dampaknya akan menjadi luar biasa di kemudian hari jika terlalu sering melakukan hal itu. Karena ini sudah pernah saya alami sendiri yang juga sering melakukan hal itu, Alhasil baterai laptop saya harus di ganti yang baru. Saran saya charge laptop secara normal dan jangan di biarkan terlalu lama hingga over hot.

2. Jangan Melepaskan Baterai Ketika Laptop Akan Dihidupkan
Menghidupkan laptop dengan Mode AC tanpa baterai atau langsung terhubung ke listrik melalui charge bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan pada motherboard dikarenakan keadaan listrik tidak stabil atau listrik mati mendadak dan tiba-tiba. Jika motherboard mengalami kerusakan, maka sama saja dengan kerusakan pada laptop secara keseluruhan. Hal ini memang bisa menghemat baterai, karena memang baterai tidak dipakai, jadi ya pasti awet baterainya. Namun sobat pilih baterai yang awet atau laptonya yang awet? Maka jangan sekali-kali melakukan hal itu, jika ingin laptop tetap awet.
Sebaliknya jika charge laptop pada Mode AC dengan baterai terpasang pada laptop memang memungkinkan terjadinya penurunan kualitas baterai, namun sangat aman bagi kesehatan laptop jika terjadi listrik mati mendadak atau tiba-tiba. Jadi saran saya agar tidak melepaskan baterai saat menggunakan laptop dengan langsung menghubungkan ke listrik melalui charger.

3. Bersihkan Logam Kontak Baterai Laptop Secara Berkala Dan Rutin
Sobat juga harus membersihkan logam kontak atau logam penghubung baterai laptop secara berkala. Hal ini akan membuat kontak catu daya dari baterai ke laptop menjadi efisien dan tidak terhambat. Sobat bisa menggunakan kain bersih yang dibasahi dengan alkohol untuk membersihkan logam kontak baterai laptop.

4. Lepaskan Baterai Laptop Jika Laptop Tidak Digunakan Dalam Jangka Waktu Yang Lama
Jika kita tidak menggunakan laptop atau netbook dalam rentang waktu yang lama lebih dari satu hari bahkan berminggu-minggu dan berbulan-bulan lamanya, maka lepaskan baterainya dari laptop. Hal ini wajib kita lakukan, pasalnya jika kita tidak melepaskan baterai dari laptop maka akan menyebabkan terjadinya memuai atau karatan atau menjamur pada bagian logam kontak baterai yang terhubung ke laptop atau netbook. Alhasil daya baterai tidak bisa terisi dan tersalur pada laptop dengan sempurna dikarenakan ada hambatan karatan dan jamur pada logam kontak baterai.

5. Lakukan Kalibrasi Baterai Laptop Setiap 30 Kali Charge
Kalibrasi digunakan agar kalkulasi daya baterai laptop tetap akurat, berikut tips dan trik caranya:
Charge laptop sampai penuh 100% dan biarkan kabel charge tertancap kurang lebih selama 2 jam sambil gunakan laptop untuk aktifitas atau sekedar membuat makalah atau yang lainnya.
Aktifkan system hibernate. Setting agar system hibernate dijalakan otomatis jika baterai laptop sudah habis atau critical battery.
Gunakan laptop untuk aktifitas-aktifitas sobat dan tunggu sampai baterai habis dan system hibernate akan di lakukan secara otomatis.
Selama proses hibernate diamkan laptop selama kurang lebih 8 jam dengan kondisi baterai tetap tertancap dan terpasang pada laptop.
Setelah mencapai 8 jam, kemudian charge laptop selama sampai penuh namun laptop dalam kondisi masih hibernate atau belum dihidupkan.
Agar tidak perlu repot-repot menghitung berapa kali kita men-charge baterai laptop, Sobat bisa menggunakan software battery care. Karena software ini akan mencatatnya secara otomatis hingga looping ke berapa kita men-charge baterai laptop.

6. Pastikan bahwa ada udara yang bebas mengalir dan bersirkulasi dengan baik melalui laptop
Baterai laptop cenderung bekerja lebih berat ketika sistem pendingin laptop tidak memadai. Hal ini biasanya di tandai dengan suara kipas yang keras berputar sebagai sistem pendingin laptop, jika kipas bekerja dan berputar secara berlebihan maka Laptop jadi panas dan baterai laptop juga dapat di pastikan akan cepat terkuras dayanya. Jadi pastikan bahwa fungsi kipas pendingin bekerja dengan benar dan normal. Saran saya gunakan Cooling Pad atau kipas di bawah laptop sebagai tambahan sistem pendinginan laptop.

7. Jangan Menggunakan Multitasking Atau Membuka Banyak Aplikasi Secara Bersamaan
Sering kali tanpa kita sadari hal ini sering kita lakukan, entah itu kebutuhan atau juga cuma iseng main-main membuka banyak aplikasi secara bersamaan. Alhasil tanpa kita sadari juga daya baterai laptop cepat habis. Untuk mengatasinya silahkan sobat kurangi penggunaan multitasking atau membuka terlalu banyak aplikasi sekaligus. Sebisanya pada saat sobat berkerja dengan laptop, lakukan dan tuntaskan salah satu pekerjaan saja pada satu waktu. Karena Multitasking dapat menguras daya baterai lebih cepat habis.

8. Jangan Menggunakan Device Perangkat Eksternal Yang Berlebihan
Menggunakan perangkat device seperti USB Flash Disk dan perangkat eksternal lainnya secara berlebihan termasuk juga Wi-Fi dan Mouse. Hal ini akan cepat menguras daya baterai laptop, Jika device USB tidak harus digunakan terus di USB slot, silahkan sobat eject saja atau putuskan koneksinya untuk menghindari penggunaan terlalu banyak daya baterai.

9. Non Aktifkan Update Otomatis Anti Virus Dan Juga Windows
Mematikan atau non aktifkan jadwal update otomatis seperti anti virus online dan juga windows dapat memperpanjang umur baterai laptop. Pasalnya jika semua sistem akan update secara otomatis dan online maka akan menguras daya baterai laptop secara berlebih tanpa kita ketahui. Hal ini juga bisa mengakibatkan leletnya saat ber-internetan dan berselancar di dunia maya.

10. Kurangi Volume Speaker Laptop Atau Netbook
Menggunakan volume speaker yang keras juga bisa cepat menguras daya baterai. Jadi kurangi volume speaker laptop atau matikan saja jika tidak terlalu diperlukan.

11. Jaga Suhu Baterai Agar Tidak Terlalu Panas Atau Over Hot
Usahakan menjaga suhu baterai laptop atau netbook agar tidak terlalu panas saat mengoperasikan laptop atau netbook. Jika terjadi over dan baterai kepanasan maka molekul yang ada di dalam baterai akan meleleh dan hasilnya baterai akan cepat kehabisan daya saat laptop di gunakan.

12. Hindari Penggunaan Laptop Atau Netbook Dalam Jangka Waktu Yang Sangat Lama

Mengoperasikan laptop atau netbook sewajarnya saja, jangan sampai menggunakan laptop atau netbook untuk waktu yang lama. Karena hal ini di samping mengakibatkan baterai jadi panas juga bisa berimbas pada heatsing dan juga sistem pendingin laptop atau netbook. Jika memungkinkan sebaiknya lepaskan baterai dari laptop atau netbook bila penggunaan lebih dari 6 jam.